Dalam upaya memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus meningkatkan minat baca sejak dini, Ikatan Duta Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berkolaborasi dengan mahasiswa KKN dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar program Peningkatan Literasi melalui Metode Mendongeng. Kegiatan yang berlangsung di SD Widoro ini menyasar siswa kelas 4, 5, dan 6 sebagai pesertanya.
Fokus utama dalam kegiatan ini adalah mengenalkan naskah-naskah kuno yang kini mulai jarang dijumpai oleh generasi muda. Melalui proses alih media atau alih wahana, kisah-kisah bernilai sejarah tersebut ditransformasikan menjadi cerita dongeng dengan media wayang tangan yang ringan dan mudah dipahami. Dengan demikian, siswa dapat mengenal lebih dekat warisan literasi Nusantara dengan cara yang menyenangkan.
Kegiatan ini mampu meningkatkan rasa ingin tahu siswa untuk mengulik lebih dalam media literasi, khususnya naskah kuno. Selain bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa, program ini membawa misi penting dalam pembentukan karakter anak.
Kolaborasi ini menjadi bukti dukungan Balai Bahasa Provinsi DIY melalui Ikatan Duta Bahasa DIY dalam memastikan bahwa kekayaan naskah kuno tetap relevan dan tidak lekang oleh waktu melalui penguatan literasi sejak dini.