Siaga Bahasa: 08112654302 Email: balaibahasadiy@kemdikdasmen.go.id

Informasi

Berita

KUNJUNGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DI BALAI BAHASA PROVINSI DIY

Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan kunjungan di Balai Bahasa Provinsi Daerah Yogyakarta (DIY) pada 25 November 2024. Kegiatan kunjungan yang dilakukan oleh Prodi Sastra Indonesia ini merupakan salah satu kegiatan kuliah lapangan yang dilakukan rutin setiap tahunnya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa melalui pembelajaran di luar teori yang telah didapatkan di ruang kelas.

Kegiatan kunjungan dimulai pada pukul 09.00 di Aula Integritas Balai Bahasa Provinsi DIY. Kegiatan tersebut diawali sambutan dari Erwita Nurdiyanto, S.S., M.A. mewakili Kaprodi Sastra Indonesia. Dalam sambutannya, Erwita menyampaikan terima kasih karena telah disambut baik oleh Balai Bahasa Provinsi DIY. Erwita juga berharap dengan adanya kunjungan ini mahasiswa mampu mempelajari ilmu yang telah diberikan oleh Balai Bahasa Provinsi DIY, “Saya berharap Balai Bahasa Provinsi DIY bisa memberikan ilmu kepada mahasiswa kami karena kunjungan ini sangat relevan dengan bidang ilmu kami, yaitu bidang Sastra Indonesia,” ujar Erwita.

Pada kesempatan yang sama, pihak Balai Bahasa Provinsi DIY yang diwakili oleh Ratun Untoro, M.Hum. juga memberikan sambutan. Ratun Untoro menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa dan dosen yang telah hadir pada kesempatan ini dan telah memilih Balai Bahasa Provinsi DIY sebagai salah satu tempat kunjungan untuk menimba ilmu. Lebih lanjut, Ratun juga menjelaskan salah satu tugas Balai Bahasa Provinsi DIY sebagai pelindung bahasa dan sastra di Provinsi DIY.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi bersama narasumber, Nanik Sumarsih, S.Pd., M.A. Beliau menyampaikan beberapa materi menarik, antara lain (1) pengenalan struktur dan sejarah Balai Bahasa Provinsi DIY, (2) fungsi balai bahasa, (3) program balai bahasa, (4) produk dan aplikasi balai bahasa, dan (5) jurnal Widyaparwa. Diskusi berlangsung kondusif dan interaktif. Dalam diskusi tersebut muncul berbagai pertanyaan menarik dari mahasiswa dan dosen yang menunjukkan tingkat keterlibatan dan antusias mereka yang sangat tinggi dalam kegiatan tersebut. Salah satu pertanyaan menarik yang muncul adalah apakah pemerintah daerah yang juga memiliki kewenangan dalam mengelola bahasa daerah dan adakah kolaborasi antara pemerintah daerah tersebut dengan Balai Bahasa. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Nanik Sumarsih selaku narasumber. “Fokus Balai Bahasa adalah sastra dan bahasa Indonesia. Sementara itu, fokus terkait sastra daerah dilaksanakan oleh pemda, tetapi irisan tersebut akan tetap dirangkul dengan melakukan kolaborasi di berbagai kegiatan,” jawab Nanik Sumarsih.

Antusiasme yang tinggi dari audiens diharapkan mampu membuka wawasan baru mengenai peran penting Balai Bahasa Provinsi DIY dalam pengembangan bahasa dan sastra di Indonesia. (MUN)

  • CIOBET88 4D SLOT

    SLOT GACOR HARI INI CIOBET88

    LIVE SCORE BOLA CIOBET88