Tahun 2024, Balai Bahasa Provinsi DIY melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Penerjemahan kembali menyelenggarakan kegiatan penerjemahan cerita anak. Buku cerita anak yang akan diterjemahkan tahun ini adalah buku bersubstansi STEAM (science, technology, engineering, arts, and mathematics) dengan tema alam dan lingkungan, ekonomi kreatif, matematika, pengembangan diri, sains, seni budaya, tokoh, dan pariwisata.
Dalam mencapai target kegiatan penerjemahan tersebut, KKLP Penerjemahan Balai Bahasa Provinsi DIY melakukan seleksi bahan penerjemahan melalui Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Cerita Anak Berbahasa Jawa. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 17–18 Mei 2024, bertempat di Hotel Grand Rohan Yogyakarta.
Peserta kegiatan bimtek ini sebanyak 97 orang calon penulis yang terpilih melalui seleksi. Seleksi dilakukan melalui proses penilaian proposal sehingga kegiatan bimtek diharapkan mampu menghasilkan keluaran 97 naskah bahan penerjemahan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY, Dra. Dwi Pratiwi, M.Pd. Sementara itu, narasumber kegiatan ini terdiri atas Dhanu Priya Prabowa, seorang praktisi, yang menyampaikan materi “Penggunaan Bahasa Jawa dalam Cerita Anak”; Wiwien Widyawati Rahayu, pengajar dari FIB UGM, yang memaparkan materi “Perjenjangan Buku Nonteks”; dan Arif Rahmanto, seorang pendongeng dan guru SD Muhammadiyah Sapen, yang mengampu materi “Cerita Rumah Anak”.
Tujuan pelaksanaan Kegiatan Bimtek Penulisan Cerita Anak Berbahasa Jawa Ini adalah untuk memantapkan kompetensi penulis dalam penyusunan cerita anak berbahasa Jawa.
(NYT)