Siaga Bahasa: 08112654302 Email: balaibahasadiy@kemdikdasmen.go.id

Informasi

Berita

Sosialisasi Pembinaan Lembaga Pemerintah dan Lembaga Swasta  dalam Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik

Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara pada Lembaga Pemerintah dan Lembaga Swasta di Wilayah DIY pada 20 April 2026 di The Jogja Hotel and Conference Center, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi lembaga sasaran pembinaan tentang konsep pengutamaan bahasa negara di lanskap dan dokumen resmi lembaga serta meningkatkan kualitas sikap bahasa (kebanggaan, kesetiaan, dan kesadaran akan norma berbahasa) pemangku kepentingan lembaga sasaran pembinaan. Sasaran utama kegiatan ini adalah 25 perwakilan dari 25 lembaga yang menjadi sasaran pembinaan sejak 2025 yang terdiri atas 15 lembaga pemerintah dan 10 lembaga swasta di DIY.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah DIY (Ni Made Dwipanti Indrayanti) dengan didampingi oleh Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi DIY (Wuri Rohayati), Ketua Tim Kerja Pembinaan Bahasa dan Sastra (Mulyanto), dan Ketua Tim Kerja Pelindungan Bahasa dan Sastra (Ratun Untoro). Pada kesempatan itu, Sekda DIY berpesan untuk mengutamakan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa negara dan bahasa pemersatu bangsa, khususnya di ruang publik. Narasumber yang turut hadir untuk memberikan materi penguatan tentang sikap berbahasa adalah Joko Sugiarto, praktisi pembinaan bahasa. Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama oleh Sekda DIY dan para perwakilan lembaga untuk mengutamakan bahasa Indonesia di ruang publik serta dokumen lembaga. 

Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu tahapan dalam rangkaian kegiatan Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi DIY. Pembinaan lembaga ini dilakukan secara berfokus, berkelanjutan, dan terukur. Berfokus di sini berarti bahwa pembinaan dilaksanakan terhadap objek penggunaan bahasa yang berada di lanskap atau ruang publik dan dokumen resmi lembaga strategis pada lembaga pemerintah dan lembaga swasta berbadan hukum. Berkelanjutan berarti bahwa program dilaksanakan multitahun (2025—2029) hingga lembaga dikatakan berhasil mencapai standar ketuntasan peningkatan kualitas penggunaan bahasa Indonesia. Sementara itu, terukur berarti bahwa penilaian objek lanskap dan dokumen lembaga dilakukan dengan jelas menggunakan alat ukur/instrumen yang sistematis. 

Untuk mencapai target tersebut, pembinaan ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu koordinasi, sosialisasi, pemantauan dan analisis objek bahasa, pendampingan/fasilitasi kebahasaan, serta evaluasi dan apresiasi. Pada dasarnya, program ini dilaksanakan untuk mewujudkan pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik, baik pada objek lanskap maupun dokumen resmi sebagai bagian dari penguatan identitas nasional dan profesionalitas kelembagaan.

  • CIOBET88 4D SLOT

    SLOT GACOR HARI INI CIOBET88

    LIVE SCORE BOLA CIOBET88