Yogyakarta, 21 Mei 2026 – Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) melaksanakan kegiatan sosialisasi aplikasi Melia serta asesmen implementasi pemanfaatan Jaringan Informasi Kearsipan (JIK) 2026 di Balai Bahasa DIY.
Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa DIY menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Pusdatin dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan teknologi informasi di lingkungan Balai Bahasa. Dalam kegiatan tersebut, tim Pusdatin menjelaskan bahwa aplikasi Melia merupakan pembaruan dari aplikasi sebelumnya, yaitu Seli, dengan layanan yang lebih lengkap dan lebih baik. Melia menghadirkan berbagai fitur baru, termasuk layanan konsultasi dan bantuan teknis TI yang memudahkan koordinasi dalam penanganan kendala.
Selain sosialisasi, Pusdatin juga melaksanakan asesmen implementasi JIK 2026. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sarana yang telah disediakan oleh Pusdatin dapat dimanfaatkan dengan baik oleh unit kerja. Pada sesi diskusi, tim Pusdatin menegaskan bahwa perubahan akun operator dapat dilakukan dengan menggunakan email pribadi. Pusdatin juga menyediakan share drives berkapasitas 100 MB dan personal drives sebesar 20 MB. Untuk kebutuhan upgrade storage laman perpustakaan, dapat dialihkan ke layanan cloud dengan pengaturan awal aplikasi melalui pengajuan surat di Melia. Terkait pengajuan pentest, Pusdatin menjelaskan bahwa permohonan dapat diajukan dalam satu surat, namun pelaksanaannya tetap menyesuaikan dengan antrian yang ada.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan aplikasi Melia dan JIK 2026 dapat semakin mendukung pengelolaan TIK di Balai Bahasa DIY serta meningkatkan kualitas layanan informasi di lingkungan kerja.