Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan Pemilihan Duta Bahasa 2026 dengan slogan “Luhuring Wiyata, Nyataning Kridha, Sumebaring Wiguna”. Pemilihan duta bahasa tahun ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu tanggal 1–2 April 2026 di Ruang Ranggawarsita, Balai Bahasa Provinsi DIY. Jumlah keseluruhan peserta yang mengikuti pemilihan ini sebanyak 45 orang. Pada hari pertama kegiatan diikuti oleh 25 peserta, sedangkan pada hari kedua diikuti oleh 20 peserta. Para peserta merupakan mahasiswa atau pekerja yang berdomisili di DIY.
Sesuai dengan slogan pemilihan duta bahasa tahun ini, kader duta bahasa yang terpilih diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan bahasa Indonesia dan pelestarian bahasa daerah. Para peserta memaparkan pandangan mereka terhadap perkembangan bahasa Indonesia serta kondisi bahasa daerah yang mulai terpinggirkan dan kehilangan penutur akibat lemahnya proses pewarisan antargenerasi.
Dalam audisi ini para peserta juga menampilkan keterampilan dan bakat yang berkaitan dengan pengembangan bahasa dan sastra. Penampilan yang ditunjukkan meliputi membaca puisi, membaca gurit (puisi berbahasa Jawa), menari, menyanyi, serta mendongeng dalam bahasa asing.
Setelah penampilan bakat dan keterampilan, para peserta diuji melalui sesi tanya jawab oleh dewan juri yang terdiri atas Widyabasa di Balai Bahasa Provinsi DIY, Wahyu Sekar Sari; Duta Bahasa Nasional 2020, Silvina Rosita Yulianti; Duta Bahasa Nasional Terbaik III 2023, Anindita Brataningdyah; Duta Bahasa Nasional 2025, Elvira Sundari. Pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan portofolio peserta, wawasan kebahasaan dan kesastraan, kemampuan berbahasa asing, dan wawasan organisasi. Para peserta dengan berbagai latar belakang juga mengemukakan beragam pandangan terkait dengan permasalahan dan solusi kebahasaan.