Siaga Bahasa: 08112654302 Email: balaibahasadiy@kemdikdasmen.go.id

Informasi

Berita

Balai Bahasa Gandeng LPKA II Yogyakarta Luncurkan Buku Empat Kelopak

Wonosari—Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meluncurkan buku antologi berjudul Empat Kelopak pada Rabu (24/12/2025). Buku tersebut merupakan kumpulan karya cerita pendek dan puisi hasil kreativitas anak-anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) II Yogyakarta.
Peluncuran buku ini merupakan buah kolaborasi antara Balai Bahasa Provinsi DIY dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Gunungkidul. Selama beberapa bulan terakhir, kerja sama tersebut diwujudkan melalui pelatihan menulis cerita pendek dan puisi yang melibatkan anak-anak binaan LPKA. Seluruh proses kreatif—mulai dari pelatihan, pendampingan penulisan, hingga peluncuran buku—dilaksanakan di lingkungan LPKA II Yogyakarta, Wonosari, Gunungkidul.
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Balik Binaan, Lahir Karya” ini menjadi penegasan bahwa kreativitas dan literasi dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja, termasuk di lembaga pemasyarakatan.
Acara peluncuran buku tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, antara lain Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Yogyakarta Lili, S.H., M.H.; Wakil Kapolres Gunungkidul Kompol Sumanto, S.H.; Kepala Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul Wasidi, S.E., M.Si.; Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul Kisworo, M.Pd.; Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY Drs. Anang Santosa, M.Hum.; Kepala LPKA II Yogyakarta Supar; serta pejabat di lingkungan Direktorat Pemasyarakatan Yogyakarta dan Dinas Dikpora DIY. Sejumlah orang tua dan wali anak binaan turut hadir menyaksikan peluncuran buku hasil karya putra-putri mereka.
Kepala LPKA II Yogyakarta, Supar, dalam sambutannya menegaskan komitmen lembaganya untuk memberikan pembinaan terbaik bagi anak-anak binaan dengan orientasi masa depan yang lebih baik. Menurutnya, pendekatan pembinaan dilakukan secara humanis melalui penguatan keagamaan, keterampilan, dan literasi.
“Dengan literasi yang baik, karakter anak akan tumbuh lebih kuat. Mereka mampu membangun harapan, menumbuhkan semangat untuk maju, dan terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul, Kisworo, menyampaikan bahwa perpustakaan daerah memiliki peran strategis dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Ia menyebutkan bahwa tingkat kegemaran membaca masyarakat Gunungkidul pada 2023 menempati peringkat kedua nasional setelah Kota Yogyakarta.
“Orang yang literat cenderung lebih bijaksana dan mampu menyelesaikan persoalan, baik persoalan diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya. Ia berharap proses kreatif menulis dapat mendorong peningkatan kegemaran membaca secara berkelanjutan.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Yogyakarta, Lili. Ia menilai anak-anak binaan telah menunjukkan keberanian untuk bangkit dan mengembangkan potensi diri.
“Anak-anak binaan adalah bagian dari penerus bangsa. Jadikan tempat yang terbatas ini sebagai ruang kreativitas tanpa batas,” pesannya.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan meriah. Anak-anak binaan menyambut para tamu undangan dengan alunan gamelan, angklung, hingga musik modern yang dimainkan dengan penuh keterampilan. Kebanggaan terpancar dari wajah mereka ketika karya-karya yang lahir dari proses pembinaan tersebut kini terbit dalam bentuk buku antologi Empat Kelopak—sebuah bukti bahwa harapan dan kreativitas dapat tumbuh dari mana saja.

(Humas BBY)

  • CIOBET88 4D SLOT

    SLOT GACOR HARI INI CIOBET88

    LIVE SCORE BOLA CIOBET88