Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Membaca Cepat bagi Murid SMP di Kabupaten Kulon Progo pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Bimbingan Teknis Pembinaan Bahasa bagi Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Peserta Didik Terbina Program Literasi Kebahasaan Tahun 2026.
Sebanyak 100 siswa kelas VII dan VIII dari 10 SMP di Kabupaten Kulon Progo mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi oleh 10 guru pendamping. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan, peserta dibagi ke dalam dua kelompok yang menempati lokasi berbeda, yaitu SMKN 2 Pengasih dan Wisma Kusuma.
Di SMKN 2 Pengasih, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY, Drs. Umar Solikhan, M.Hum. Sementara itu, di Wisma Kusuma, pembukaan dipimpin oleh Koordinator Tim Kerja Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Mulyanto, M.Hum. Dalam sambutannya, Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa secara terukur.
“Melalui kegiatan ini, kemampuan membaca dan memahami bacaan para siswa diharapkan meningkat. Peningkatan tersebut akan terlihat melalui perbandingan hasil tes awal dan tes akhir,” ujarnya.
Setelah sesi pembukaan, peserta mengikuti tes awal dengan membaca sebuah teks untuk mengukur kecepatan efektif membaca (KEM) masing-masing. Selanjutnya, peserta mengerjakan sepuluh soal pilihan ganda tanpa mengulang bacaan guna mengukur tingkat pemahaman terhadap isi teks yang telah dibaca. Setelah itu, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik membaca cepat yang disampaikan oleh fasilitator literasi, yaitu Budi Susilo dari SMP Negeri 2 Samigaluh dan Bethy Mahara Setawati dari SMP Negeri 3 Sentolo. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada metode pindai (scanning) dan layap (skimming) sebagai strategi untuk meningkatkan kecepatan dan pemahaman membaca.